Kuliah Umum Simpul Peradaban

Simpul Peradaban Islam Oleh Prof. Akhmad Mujahidin

Kuliah Umum STAIMI

Pada hari Kamis, tanggal 08/03/2018 telah dilaksanakan kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurroosyidiin (STAIMI). Kuliah umum sebagai bagian dari kegiatan akademik STAIMI ini berjudul “Simpul-simpul Peradaban Islam” telah disampaikan oleh Prof. Dr. Akhmad Mujahidin, MAg., Guru Besar Bahasa dan Budaya Arab, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim, Riau.

Simpul peradaban Islam

Simpul peradaban Islam

Peserta Kuliah Umum

Hadir dalam kuliah umum, lebih dari 250 peserta yang terdiri atas mahasiswa STAIMI, STAISA, IMMI, siswa-siswi SMA Boarding Sulthon Aulia Boarding School (SABS), Pondok Diniyah Formal (PDF) dan para santri-santriwat Pondok Pesantren Minhaajurroosyidiin. Kuliah umum juga dihadiri oleh guru SABS, dosen berbagai sekolah tinggi di Jakarta Timur, staf Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Kuliah Umum Penanya1

Kuliah Umu 3

Simpul Peradaban Islam

Dalam kuliah umum yang disampaikan, Prof. Mujahidin menyampaikan sejak zaman Nabi Ibrohim, yang menurut beliau merupakan bapak dari agama tauhid. Peradaban Islam yang dari zaman ke zaman mengalami pasang surut merupakan salah satu bentuk perwujudan dari dikabulkannya tiga doa Nabi Ibrohim. Nabi Ibrohim pernah berdoa kepada Alloh, yang diyakini oleh Prof. Mujahidin menjadi isyarat bahwa peradaban Islam selalu akan muncul di dunia ini. Tiga doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrohim kepada Alloh berisikan tiga hal, yaitu:
1) Nabi Ibrohim berdoa kepada Alloh untuknya dan untuk anak turunnya agar diberikan hikmah dan ilmu.
2) Nabi Ibrohim berdoa kepada Alloh untuknya dan untuk anak turunnya agar di anugerahi shahabat, keluarga dan kolega yang terbaik.
3) Nabi Ibrohim berdoa kepada Alloh untuknya dan untuk anak turunnya agar setiap kata-kata dannperbuatannya menjadi warisan terbaik bagi generasi penerus.

Kuliah Umum

Kuliah Umum 6

Puncak Peradaban Islam

Menurut Prof. Mujahidin – maka sejak zaman Nabi Ibrohim hingga nanti akhir zaman, dengan idzin Alloh akan selalu terbentuk puncak-puncak peradaban Islam. Hal itu sesuai dengan pernyataan bahwa Islam yang telah dideklarasikan oleh Alloh SWT sebagai agama paripurna maka keunggulan Islam dalam menciptakan peradaban baru (New Civilization).

Kuliah Umum

Karena kuliah umum disampaikan kepada sivitas akademika, maka Prof. Mujahidin secara khusus berpesan kepada dosen yang hadir agar selalu menyempatkan untuk menulis buku. “Penulis itu tidak akan pernah mati, karena meskipun sudah meninggal sang penulis maka pokok pikiran dan tulisan-tulisannya masih bisa dipelajari oleh generasi selanjutnya.

Pesan Kepada Mahasiswa

Kepada para mahasiswa, Prof. Mujahidin juga memberikan pesan dan kiat-kiat khusus agar sukses dalam studinya. Menurut Prof Mujahiddin, agar sukses dalam studi maka mahasiswa harus menjalankan prinsip “tiga jangan,” yaitu: (1) Jangan pacaran, (2) Jangan merokok, dan (3) Jangan tinggalkan sholat tahajut.

Terakhir, kepada para pengelola Pondok Pesantren, Prof. Mujahidin menyampaikan pendapat salah satu ilmuwan muslim dari Belanda yang menyatakan bahwa “The best Islamic Education is Islamic Boarding (Pondok Pesantren).” Menurut Prof. Mujahidin, hal tersebut benar adanya karena di Pondok Pesantren itu kyainya jelas, silsilah ilmunya jelas, kitab yang digunakan terakhir atau ilmunya established, serta budaya tulisnya juga mapan. Justru kalau kurikulum pondok pesantren mau dirubah sehingga mempunyai kurikulum seperti sekolah umum, nah ini justru menjadi pertanyaan.

Acara Kuliah Umum Simpul Peradaban Islam diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dilakukan oleh perwakilan mahasiswa, siswa PDF, dan santriwan/santriwati. Sesi foto dengan narasumber menjadi penutup kegiatan kuliah umum. Semoga acara kuliah umum yang telah dilaksanakan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, siswa dan santri di lingkungan Pondok Pesantren Minhaajurroosyidiin khususnya dan bagi STAIMI umumnya. Aamiiin.

About the author: admin

Has one comment to “Simpul Peradaban Islam Oleh Prof. Akhmad Mujahidin”

You can leave a reply or Trackback this post.

  1. adela - 9 Maret 2018 at 09:13 Reply

    🕴🖒🖒🖒🖒🖒

Leave a Reply

Your email address will not be published.