Selamat Datang di STAI Madinatul Ilmi

Wisuda Angkatan VI STAIMI

   Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatul Ilmi (STAIMI) pada hari Sabtu, 26 Nopember 2011, telah menyelenggarakan Wisuda Angkatan VI Tahun Akademik 2011/2012. Pada acara wisuda tersebut telah dilantik 51 orang sarjana baru Jurusan Tarbiyah, Program Studi Agama Islam, dari beberapa angkatan.

Last Updated ( Monday, 28 November 2011 05:19 )

selengkapnya

 

Penerimaan Mahasiswa Baru 2011/2012

 

STAI Madinatul Ilmi menerima mahasiswa baru tahun akademik 2011/2012


Gelombang I(Untuk Program Boarding & Reguler)
Pendaftaran Maret s/d 15 Juli 2011
Ujian Seleksi 25, 26 & 27 Juli 2011
Pengumuman Hasil Seleksi 28 Juli 2011
Her-Registrasi 28 Juli s/d 30 Juli 2011
Gelombang II(hanya untuk Program Reguler)
Pendaftaran28 Juli s/d 16 September 2011

 

Kontak Person :

1. Gamar Al-Haddar       087882942498 atau 021-77887143 (telp. kantor)

2. Tismat Abdul Hamid   08176727658

 

 

Last Updated ( Tuesday, 30 August 2011 20:58 )

 

Seminar Pendidikan Islam

   Perkembangan  dunia pendidikan di negeri kita dewasa ini tampaknya belum terlalu menggembirakan. Hal itu, bisa dilihat dari output dunia pendidikan kita, yang secara umum hanya menghasilkan orang-orang memiliki kepandaian secara kognitif tapi miskin kemampuannya dalam menghadapi dan menyelesaikan berbagai problem di masyarakat. Hal yang sama, juga terjadi dalam dunia pendidikan Islam, dimana agama baru sebatas dipelajari sebagai pengetahuan. Namun, dalam prakteknya, banyak orang yang secara lahiriah taat dalam menjalankan ibadah-ibadah keagamaan, namun dalam menjalani aktivitas kehidupannya justru bertolak belakang dengan tuntunan ajaran agama itu.

Last Updated ( Tuesday, 31 May 2011 12:04 )

selanjutnya

 

Yang Lebih Berharga dari Permata

Oleh : Abdul Hakim

   Suatu hari Nabi Isa as sedang berjalan bersama murid-murid setianya. Di dalam perjalanan tiba-tiba mereka menemukan permata yang sangat indah berserakan. Mereka pun masing-masing berebutan mengambil batu perhiasan itu. Tetapi, ketika melihat Nabi Isa as tidak ikut mengambil permata itu, mereka kemudian bertanya. “Wahai Nabi, mengapa engkau tidak ikut mengambil permata seperti kami,” tanya sahabat Nabi Isa. Kemudian, Nabi Isa as menjawab, “Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang jauh lebih bernilai dan berharga dibanding perhiasan ini.” Mereka semua menjawab, “Tentu saja kami mau.” “Baiklah,” kata Nabi Isa as, “setelah ini akan aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang lebih berharga itu.”

Last Updated ( Tuesday, 25 January 2011 03:08 )

selengkapnya

 

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>

Page 1 of 5